Gimana kalau kita barter satu tawa sama sepuluh tetes air mata?
Selasa, 05 Agustus 2014
Gitanyali
Mau nulis seribu kata, tapi jadinya cuma mikir. Berandai. Berskenario.
Tiap hari mau jadi lebih baik lagi. Mau belajar yang banyak. Mau berbenah. Tapi akhirnya stuck di rutinitas yang sama.
Maunya mencari sesuatu yang baru atau paling engga mendalami yang lama. Belajar menekuni. Tapi perhatiannya sering teralihkan.
Berharapnya semua tiba-tiba berubah. Tapi apa bener perubahan itu perlu?
Pengennya tetep kayak gitu aja. Tapi kok lama-lama ada yang beda.
Ada seribu jawaban tapi sayangnya punya sejuta pertanyaan.
Tiap hari mau jadi lebih baik lagi. Mau belajar yang banyak. Mau berbenah. Tapi akhirnya stuck di rutinitas yang sama.
Maunya mencari sesuatu yang baru atau paling engga mendalami yang lama. Belajar menekuni. Tapi perhatiannya sering teralihkan.
Berharapnya semua tiba-tiba berubah. Tapi apa bener perubahan itu perlu?
Pengennya tetep kayak gitu aja. Tapi kok lama-lama ada yang beda.
Ada seribu jawaban tapi sayangnya punya sejuta pertanyaan.
Langganan:
Komentar (Atom)