Rabu, 04 Februari 2015

Tentang Raga

Apa kabar Raga? Bagaimana kabarmu? Ah aku jadi mengulang kalimat yang sama.

Raga, kini disampingku bukanlah kamu. Lucu, mengingat dulu kita telah membicarakan masa depan yang jauh. Rencana. Tentang rumah. Rencana. Tentang berapa jatah belanjaku sebulan. Rencana. Tentang pekerjaan impianmu. Rencana. Tentang segala hal. Tentang segalanya.

Raga, kini disampingmu pun bukanlah aku. Aneh, seingatku kita telah berandai dengan jumawa. Tentang anak pertama. Tentang namanya. Tentang bagaimana ia akan menikmati hidupnya. Bagaimana ia mengenyam pendidikannya, pergaulannya, bahkan kekasihnya. Lihat kan, betapa sombongnya kita.

Raga, apa kamu bahagia?

Raga, aku harap kamu bahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar