Sabtu, 30 April 2016

Bintang di Langit Kedelapan

Kata Tuhan, langit punya tujuh lapisan. Tapi Nyla, ingin hidup di lapisan kedelapan. Mustahil. Menurutnya masih muskil.  
Malam itu, seperti malam lainnya, bintang berpendar. Malam itu, seperti malam lainnya, Nyla nihil kabar. Gadis itu sering diumpamakan gerimis sederhana: menyembunyikan badai di dalamnya. Kau tak pernah tahu Nyla, bahkan jika kau pikir kau mengenalnya. Kau tak akan pernah paham Nyla, bahkan jika kau kira kau mengerti dirinya. Nyla penuh misteri. Nyla adalah rahasia itu sendiri.

Gadis-gadis berjejer di jalan. Ada satu yang ingin pulang. Ada satu yang tak bisa pulang. Nyla adalah keduanya. Nyla pertaruhkan segalanya. Lalu satu dan satu, perlahan dengan pasti, Nyla kehilangan semuanya. Dan seiring dengan doa-doa yang dikumandangkan dalam diam, juga dentang-dentang bel yang menentang kesunyian, seorang menunggu keajaiban datang. Hilang. Hilang.

Kamis, 28 April 2016

Portrait


"Memangnya tulisanku begitu mengharukan ya? Kenapa dia sampai menangis sesegukan?"
"Sssh gadis itu sedang patah hati. Lawakan paling lucu di dunia pun akan ditertawakannya dengan air mata sedih."
"Kenapa bisa?"
"Ia baru saja kehilangan sesuatu yang berharga."
"Dan apa itu?"
"Dirinya sendiri."

Sabtu, 23 April 2016

LOVE


You might miss the gold, seeking for glitter.

For boys only know how to say sweet words. And girls learn to believe it.

For boys learn to tease. And girls learn to please.

O dear fragile heart, why did you take chances and then getting crushed into pieces?

Selasa, 19 April 2016

Turkey - Medina - Mecca: Perjalanan Hati

It's been like forever *lebay* since I didn't do blogging, esp curhat colongan. But this one is truly worth posting.

---

Hidup ini baik sebagaimana adanya, kalau kita sebagaimana apanya. Funny how suddenly my path aligned with 160++ people. Di suatu hari kamu hanyalah kamu yang belum mengenal si A, B, dan C. Dan booom dalam hitungan detik kalian bertemu, dan kisah manis di perjalananmu bertambah.

Setelah semua trip random dan super menyesatkan *haha* bersama mama, untuk pertama kalinya saya ikut tour ke LN. Tinggal duduk anteng dalam bus diajak keliling-keliling, diurusin makan, dikasih tempat tinggal. Awalnya saya pikir itu akan menjadi perjalanan yang hambar. Ga disangka, it turned out to be supeeerrrr fuuuunnnn. Kebanyakan pesertanya adalah pengajar dan pendidik yang sampai sekarang masih saya anggap pekerjaan paling mulia di dunia. Orang-orangnya asik, teman-teman sekamar saya nyablak-nyablak yang bikin ketawa ga berenti bahkan sampe saya jatoh ke lantai *ini serius*. Kita bikin jemuran dadakan, nari, nyanyi, dan ehem nangis bareng.

Saya jadi mengenal lebih banyak ragam manusia. Saya jadi mengerti lebih banyak kisah: diajarkan untuk lebih peka dan ga judgmental, because you'll never know. Rasa-rasanya I want to freeze those moments forever. Tiap harinya membuat saya bersyukur. I'm thanking God for this life: untuk orangtua yang baiknya udah kayak malaikat, untuk adik-adik yang lucu, untuk mereka yang datang dan tinggal, untuk segala hal.

Well, saya ga pernah fasih kalo soal curhat-curhatan hahaha. Yang jelas semoga tersampaikan kalau perjalanan kali ini akan jadi salah satu pengalaman yang paling berkesan di hidup saya. Terima kasih mama dan papa atas kesempatannya ❤