Kata Tuhan, langit punya tujuh lapisan. Tapi Nyla, ingin hidup di lapisan kedelapan. Mustahil. Menurutnya masih muskil.Malam itu, seperti malam lainnya, bintang berpendar. Malam itu, seperti malam lainnya, Nyla nihil kabar. Gadis itu sering diumpamakan gerimis sederhana: menyembunyikan badai di dalamnya. Kau tak pernah tahu Nyla, bahkan jika kau pikir kau mengenalnya. Kau tak akan pernah paham Nyla, bahkan jika kau kira kau mengerti dirinya. Nyla penuh misteri. Nyla adalah rahasia itu sendiri.
Gadis-gadis berjejer di jalan. Ada satu yang ingin pulang. Ada satu yang tak bisa pulang. Nyla adalah keduanya. Nyla pertaruhkan segalanya. Lalu satu dan satu, perlahan dengan pasti, Nyla kehilangan semuanya. Dan seiring dengan doa-doa yang dikumandangkan dalam diam, juga dentang-dentang bel yang menentang kesunyian, seorang menunggu keajaiban datang. Hilang. Hilang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar