Jumat, 07 Maret 2014

Nerd Consumes Mind


Setiap detiknya kita memilih. Memilih  jalan yang ditempuh, memilih memori yang akan dikenang, memilih teman-teman yang tetap tinggal.

Misalnya saja ketika saya memilih memiliki kenangan pleno pertama BOE daripada kenangan pertemuan ketiga kelas bahasa isyarat.

Misalnya saja ketika memilih untuk datang ke kampus ngerjain tugas daripada ngelanjutin jalur kereta sampai Depok Baru buat ketemu anak-anak SLB.

Misalnya saja ketika memilih nginep di kosan daripada di Kalibata.

Sederhana mungkin kedengarannya, tapi buat saya yang freak banget sama memori, hal-hal sepele ini berarti. Ketika mengambil keputusan, kebanyakan poin pertama buat saya adalah apakah ini akan menghasilkan kenangan yang menyenangkan? Ketika saya memilih ini dibandingkan itu, apakah akan sepadan?

Banyak pilihan yang saya syukuri, lumayan banyak juga yang saya sesali tapi tetap saya anggap sebagai kenangan berharga (minimnya ingatan apa yang terjadi ketika saya memilih hal yang kurang tepat).

Setiap langkah bisa sangat menentukan, semua lari bisa membawa perbedaan, dan segala pilihan yang berbeda akan mengangkut perubahan yang berbeda pula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar