Sore di saat daun-daun berguguran dan musim semi tidak segera datang, kita bercerita.
"Apa sih yang kamu suka dari aku?"
"Hmmm.... apa ya? Kok pertanyaanmu sulit," ujarmu tertawa. Tinggal aku yang misuh-misuh.
"Jangan lekas marah. Kamu kan memang tidak bisa-bisa apa." Makin sebal aku mendengarnya.
"Ini ya sayang. Aku paling suka kalau kamu menginjak bagian belakang sepatumu."
"Ha?"
"Iya, saat kamu terburu-buru dan bahkan tidak sempat memakai seluruh bagian sepatu."
"Huh masa itu sih."
"Ini ada lagi. Aku suka kamu yang selalu memotong kuku kependekan dan meratapi kukumu yang baru."
"Iiihhh kok yang itu sih."
"Aku suka nyanyianmu yang tidak pernah berirama. Aku suka saat kamu berpoles lipstik cantik. Aku suka saat kamu serampangan. Aku suka idemu yang sembarangan. Aku suka seleramu yang sebenarnya kampung. Aku suka caramu marah. Aku suka caramu tertawa. Ya intinya aku suka kamu apa adanya."
"Gombal!!!" Tapi, lantas aku diam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar