Bagai masa lalu ia memburu. Tidak ada perbandingan, tapi ada yang merasa dikalahkan. Tidak ada tuntutan, tapi ada yang harus
dipertanggungjawabkan. Cinta yang hilang tak mungkin lagi datang. Sama. Dendam di
hati sulit untuk pergi. Seperti waktu yang angkuh, ia membisu. Menuai tanda tanya. Menunggu jawaban. Lagi, ia hanya membisu. Walau kutukan bak angin ribut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar