Permen kapas itu pahit sekali
Tapi ibu bilang aku berbohong
Mana mungkin pahit, pasti manis
Lalu kujilat lagi, kugigit, kukulum
Tetap saja rasanya sama
Aku bilang pahit
Bodoh kamu, itu manis
Makan saja sana, jangan banyak tingkah
Lalu aku percaya
Kulihat anak lainnya makan dengan bahagia
Tersenyum sumringah
Sambil menjilati jari-jari mereka
Jadi aku pikir itu manis
Dan jadi bahagia
Tidak lagi menganggap itu salah
Walau kapas yang kumakan rasa sianida
Tidak ada komentar:
Posting Komentar