Pintu pertama
Ibu mati gantung diri
Adik tidak peduli
Sibuk dengan kotak besi
Pintu kedua
Kakak sakit jiwa
Teriak frustasi
Kadang tertawa sendiri
Pintu ketiga
Penuh dengan peti mati
Kosong berdebu
Mengrenyit minta diisi
Pintu keempat
Jangan masuk kesana
Karena ayah telah menunggu
Kedatanganmu untuk pintu sebelumnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar